Berbagai pandangan negatif pun bermunculan terkait undangan tersebut. Banyak pihak yang mengkritik diadakannya acara ini. Lantas, siapakah yang patut disalahkan jika anak SMA ikut-ikutan menggelar acara tersebut?
Menariknya, pengamat pendidikan Darmanityas menganggap bahwa pesta seperti itu justru merupakan hal yang wajar terjadi di Jakarta. "Itu hal yang wajar menurut saya. Secara metropolitan wajar lah, kan banyak fasilitas memadai di Jakarta. Kalau diadakan di daerah baru hal yang tidak wajar," katanya.
![]() |
| NAGABONAR88 |
"Lagi pelajarnya kan belum ada kelulusan, kok sudah mau pesta? Kalau pelajar yang cerdas tentu tidak akan melakukan itu karena ujian saja belum lulus kenapa harus pesta?" ujarnya. "Pesta itu untuk merayakan suatu kemenangan."
Sementara itu, pihak Event Organizer Divine Production membantah jika acara "Good Bye UN Pool Party Splash After Class" yang digelar di Pool Area The Media Hotel and Tower mengenakan kostum bikini. Menurutnya, pemberitaan media terlalu membesar-besarkan dan tidak berdasar pada fakta yang benar.
Kini, event tersebut telah resmi dibatalkan. Pihak EO Divine Production akan mengirim surat permohonan maaf untuk sekolah-sekolah yang namanya telah tercantum di undangan acara tersebut.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar